DPO.Ibu yang satu ini patut diacungi jempol. Berkat
keberaniannya, dia membabak belurkan pira seram penuh tato ini. Tak
tanggung-tanggung, pelaku dibalok, dikurung, lalu dipolisikan.
Aksi heroik itu berlangsung di rumahnya, Jalan Garu II,
Minggu (23/10/2016) pagi sekira pukul 05.30 WIB. Pria seram penuh tato tersebut
bernama Erwin Sugiatno alias Ega (32) warga Jalan Garu VI.
Kata Imah, hari itu di rumah hanya ada dia serta 2 putrinyayakni S (15) dan Ci (12). Giso, suaminya tidak pulang kerja karena harus lembur
memasang peranca.
Seperti biasa, sebelum pergi membuka warung, Imahmenyempatkan diri salat. Setelah itu, dia mendadak ingin mengecek keberadaan
putrinya di kamar sebelah. Pasalnya, ketika salat, dirinya seolah melihat
sekelebat bayangan.
Begitu masuk kamar, dia mendapati seorang pria tanpa pakaian
sedang berusaha menelanjangi putrinya. Penasaran, sempat berpikir itu suaminya,
Imah pun menegur pria tersebut.
“Kupikir pertama lakiku. Kupanggil, bang ngapain abang
telanjang di kamar anak-anak. Pas noleh, kulihat rupanya bukan lakiku,” sebut
Imah sembari menambahkan, pelaku sempat berusaha kabur ketika ditegur seperti
dilansir dari Posmetro Medan.
Melihat pelaku hendak kabur, Imah segera berdiri tegak di
depan pintu kamar. Begitu Ega berusaha menerobos, ibu dua anak ini menjambak
rambutnya. Berikutnya, dia mengambil balok dan memukuli pelaku.
“Balok itu memang sudah lama dipersiapkan suamiku,
kalau-kalau ada maling atau apapun yang harus dilawan,” tandasnya.
Tanpa memikirkan keselamatannya, Imah terus menghajar Ega.
Setelah kedua putrinya keluar kamar, dia lantas mengunci pelaku yang telah
babak belur di dalam kamar.
Menit berikutnya, Imah datang bersama beberapa warga. Begitupintu kamar dibuka, giliran para jirannya yang melampiaskan emosi. Ega dihajar
habis-habisan hingga babak belur. Amuk warga berhenti setelah kepala lingkungan
setempat datang mengamankan. Ega pun dibawa ke Mapolsek Patumbak.
Lanjut Imah, usai memperhatikan wajah pelaku, ternyata pria
tersebut adalah mantan anak buah suaminya. Hanya saja, Ega sudah tidak kerja
lagi dengan suaminya sejak setahun terakhir. “Kenal aku sama dia. Dia mantan
anggota suamiku. Cuma sudah lama dia nggak kerja lagi,” ungkap Imah.
Ditambahkan, Imah berpikiran kejadian yang mereka alami
bermotif dendam. Pasalnya, terakhir kali kerja dengan suaminya, Ega pernah
menghilangkan uang dan langsung direpetin oleh Imah.
Indikasi lainnya, di rumah mereka ada sepedamotor serta
televisi. “Kalau memang mau mencuri, seharusnya dia ambil sepeda motor atau
televisi. Apalagi dia sudah berhasil masuk tanpa diketahui siapapun,” imbuh
Imah.
Atas kejadian tersebut, kini kedua putrinya takut tinggal
dan tidur di rumah. Makanya, kini S dan Ci tinggal di rumah nenek mereka. “Anakaku minta tinggal sama neneknya, gara-gara dia ini lah,” ketus Imah sembari
menunjuk kepada Ega.
Pria Seram Penuh Tato Itu Sudah 2 Bulan Menduda
Di lain sisi, Ega membantah bahwa dirinya menyimpan dendam
kepada keluarga Imah.
Dikatakannya, dia telah menyandang status duda sejak dua
bulan terakhir.
Beberapa saat sebelum beraksi, dia main internet di
sekitaran Jalan Garu. Tanpa menyebutkan apa saja yang dilihatnya di warnet
tersebut, namun pria kurus ini mengungkap, dirinya tiba-tiba kepikiran S.
Ditanya kenapa, Ega mengaku kalau dia dan S pernah menjalin
kasih. Itu terjadi kala dia masih tinggal di rumah Imah. “Aku pernah pacaran
sama S, tapi nggak pernah kuapa-apain dia, paling ku cium aja,” sebut Ega. Ia
mengaku masuk melalui pintu belakang. Setelah berada di dalam rumah, dia
langsung mematikan lampu dengan harapan tidak ada orang yang akan melihat.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnady mengatakan,
pihaknya telah mengatakan Ega. Pihaknya menjerat tersangka dengan UU
Perlindungan anak.













0 comments:
Posting Komentar