DPO.Manchester - Laga Manchester United kontra Manchester City
di ajang Premier League musim ini diyakini berjalan menarik. Selain
mempertemukan Jose Mourinho dan Pep Guardiola, duel Manchester derby kali ini
bertabur bintang.
Setelah berhasil mendapatkan Mourinho, manajemen MU belanja
besar-besaran pada bursa transer musim panas tahun ini. The Red Devils
menghabiskan dana 185 juta euro (Rp 2,7 triliun) untuk menggaet empat pemain
baru, yakni Zlatan Ibrahimovic (gratis), Eric Bailly (38 juta euro), Henrikh
Mkhitaryan (42 juta euro), dan Paul Pogba (105 juta euro).
Sementara itu, Man City yang kini ditangani Guardiola
mengeluarkan dana 213 juta euro (Rp 3,1 triliun) untuk memboyong sembilan
pemain baru. Kesembilan pemain tersebut adalah Oleksandr Zinchenko (2 juta
euro), Geronimo Rulli (4,7 juta euro), Marlos Moreno (5,5 juta euro), Nolito
(18 juta euro), Claudio Bravo (18 juta euro), Ilkay Gundogan (27 juta euro),
Gabriel Jesus (32 juta euro), Leroy Sane (50 juta euro), dan John Stones (55,6
juta euro).
Uang tak sedikit yang dikeluarkan kedua klub tersebut
membawa pengaruh positif pada awal musim ini. MU dan Man City sama-sama meraih
kemenangan dalam tiga laga perdana Premier League 2016-2017.
Hasil tersebut membuat The Red Devils kini bercokol di
urutan tiga klasemen sementara Premier League dengan mendulang sembilan poin.
Mereka hanya kalah selisih gol dari The Citizens yang menghuni puncak klasemen.
Bakal bentrok pada pekan keempat Premier League di Old
Trafford, Sabtu (10/9/2016) malam WIB, kedua tim sama-sama berambisi meraih
kemenangan. Poin penuh akan membuat posisi teratas di klasemen sementara berada
digenggaman.
Demi mewujudkan hal tersebut, MU dan City diyakini turun
dengan skuat terbaik. Meski beberapa pilar penting absen akibat cedera dan
terkena hukuman, pertarungan dua klub terbaik Kota Manchster ini akan tetap
berlangsung sengit.
Berikut ini analisis pertarungan pemain kunci Manchester
United vs Manchester City.
1. Zlatan
Ibrahimovic vs John Stones
Meski telah berusia 34 tahun, naluri mencetak gol
Ibrahimovic tak pernah luntur. Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani di
ajang Premier League musim ini, Ibra berhasil mengoleksi tiga gol.
Memiliki kelebihan dalam melepaskan tembakan jarak jauh,
tendangan bebas, penyelesaian akhir, serta duel udara, mantan kapten timnas
Swedia ini akan menjadi momok bagi barisan belakang The Citizens.
Namun, Manchester City memiliki John Stones untuk
menghentikan laju Zlatan Ibrahimovic. Pemain timnas Inggris itu merupakan salah
satu bek tengah terbaik di Eropa.
Unggul dalam hal membendung serangan, Stones berhasil
melakukan 3,7 sapuan, 0,7 tekel, serta 1,3 intersep per laga dari tiga
pertandingan di Premier League 2016-2017.
2. Paul
Pogba vs Fernandinho
Tampil apik bersama Juventus membuat Manchester United
kepincut meminang Paul Pogba. Setelah mengeluarkan dana hingga Rp 1,5 triliun,
MU akhirnya sukses membawa pulang Pogba yang merupakan pemain asli jebolan
akademi sepak bola The Red Devils.
Dari dua pertandingan yang sudah dijalani di Premier League
musim ini, peran gelandang timnas Prancis itu sangat vital buat MU. Pogba yang
diplot sebagai gelandang jangkar mampu menjadi penyeimbang di lini tengah.
Dia melepaskan lima tembakan per laga, akurasi umpan yang
mencapai 85,3 persen, melakukan 2,5
intersep, satu tekel, dan 0,5 sapuan per
pertandingan.
Tak hanya Manchester United, Man City juga memiliki pemain
yang piawai tampil sebagai gelandang bertahan, yakni Fernandinho. Memiliki
kemiripan bermain dengan Javier Mascherano di Barcelona membuat Guardiola kerap
memainkan pria asal Brasi itu sejak menit awal.
Fernandinho juga tampil apik. Dari tiga pertandingan yang
sudah dimainkan, dia mencetak satu gol, rata-rata akurasi umpannya mencapai
86,9 persen, melakukan 2,3 tekel, dua intersep, dan 2,3 sapuan per
pertandingan.
3. Eric Bailly vs Kelechi Iheanacho
Digaet dari Villarreal pada bursa transfer awal musim ini,
Bailly diharapkan menambah solid lini belakang Setan Merah. Pemain 22 tahun
tersebut mampu membalas kepercayaan yang diberikan Jose Mourinho kepadanya
dengan performa impresif.
Duetnya bersama Daley Blind di jantung pertahanan membuat
gawang The Red Devils baru kebobolan satu gol dari tiga pertandingan terakhir
di Premier League. Berdasarkan data di Whoscored, Bailly mencatatkan 5,3
sapuan, 2,7 intersep, dan 2,3 tekel per pertandingan. Bukan hanya itu, akurasi
umpannya pun mencapai 95,5 persen.
Eric Bailly bakal menjadi tembok kokoh bagi barisan depan
Manchester City untuk mencetak gol. Apalagi, mereka tak bisa memainkan Sergio
Aguero yang dijatuhi sanksi larangan bertanding dalam tiga laga oleh Federasi
Sepak Bola Inggris (FA).
Kendati demikian, Kelechi Iheanacho diyakini mampu
menggantikan peran Aguero di lini depan dengan baik. Penyerang 19 tahun
tersebut telah mencatatkan satu assist dari dua kali kesempatan tampil sebagai
pemain pengganti.
Baru bermain selama 17 menit, akurasi umpan Iheanacho
mencapai 87,5 persen, melepaskan satu tembakan per laga, dan memiliki kelebihan
dalam hal dribel, penyelesaian akhir, dan tembakan jarak jauh.
Sumber: Bleacher Report, Whoscored, Transfermarkt