DPO.Indramayu- Sejumlah atlet yang berlaga pada cabang selam
Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016 di Pantai Tirtamaya, Indramayu,
Kamis (22/9/2016), diserang ubur-ubur. Akibatnya, para atlet yang menjadi
korban langsung mendapat penanganan dari tim medis.
Atlet tuan rumah, Arnoczy Kusadewa Pratama, mennjadi salah
satu atlet yang tak bisa tampil maksimal karena terserang ubur-ubur.
"Rasanya panas," ujar Arnoczy ketika ditanya bagaimana rasanya
sengatan ubur-ubur, seperti dikutip situs resmi PON.
Arnoczy gagal mendapatkan medali emas pada nomor Finswimming
10 ribu meter putra. Namun, dia enggan menyalahkan ubur-ubur atas kegagalannya
itu. "Bukan. Bukan karena ubur-ubur saya kalah, tapi memang lawan tampil
lebih baik," tuturnya.
Tak disebutkan secara rinci berapa atlet yang menjadi
korban. Namun, semua yang terkena sengatan langsung mendapat penanganan serius
dari tim dokter.
"Untuk penanganan pertama langsung kami bersihkan
kulitnya dan dioles pakai cuka," kata dr. Sanudin, dokter yang menangani
para atlet.
Sebenarnya, serangan ubur-ubur pada cabang selam PON Jabar
2016 memang sudah diprediksi.
Sebelum cabor ini dimulai, ofisial tim selam
Kalimantan Timur, Anton, sudah mengatakan para atlet akan menghadapi persoalan
serius lain yang berpotensi mengganggu jalannya perlombaan, yakni serangan
ubur-ubur.













0 comments:
Posting Komentar