DPO. JAKARTA - Usai terlibat kasus dugaan penyalahgunaan
narkotik, nama Gatot Brajamusti langsung mencuat.
Satu persatu orang bermunculan, bersaksi tentang
praktik-praktik yang dilakukan Gatot di padepokannya.
Kakak Elma Theana, Rency Milano, misalnya, mengungkapkan
Gatot Brajamusti menyebut sabu adalah makanan jin.
"Dia bilang itu bukan sabu tapi aspat. Aspat itu
makanan jin katanya. Dia jelasin cara makenya juga kaya orang nyabu," ujar
Rency ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (1/9/2016).
Maka itu, sambung dia, Ketua PARFI terpilih itu menyebut
hanya penghuni padepokan yang dikelola Gatot saja yang tahu apa itu ‘Aspat’.
"Saya sendiri tidak pernah pake itu sedikitpun. Dia
bahkan sempet mau keluarkan asap dari mulut dia ke mulut saya di situ saya
nggak mau," terangnya.
Rency juga mengatakan, pengajian yang dilakukan di padepokan
di Sukabumi hanya pencitraan untuk disorot media dan mendapatkan penilaian baik
dari masyarakat.
"Pengajian itu fiktif biar dilihat wartawan bener.
Bohong semua. Dia cuma rekayasa sebagai guru spiritual. Yang ada korbannya
banyak," kata dia.
Elma disuguhi makanan jin
Aktris lawas Elma Theana sempat mengonsumsi narkoba jenis
sabu ketika berada di padepokan milik Gatot Brajamusti atau Aa Gatot.
Namun, saat itu dirinya mengaku tak tahu-menahu bahwa yang
ia konsumsi itu adalah narkoba.
Ia hanya mengatahui bahwa hal itu diberi sebutan aspat.
Alhasil, Elma mengatakan, jika sedari awal paham akan hal
itu, pastilah ia tak mau bertandang ke padepokan Gatot.
"Kalau saya tahu dari awal ada narkoba, ya, saya nggak
mau di situ. Kalau saya tahu saya dikasih sabu, saya juga enggak mau ke situ.
Kami tahunya bilangnya aspat," ujar Elma ketika ditemui di kawasan Tendean,
Jakarta Selatan, Senin (5/9/2016).
Ia pun menerangkan pula bahwa aspat bukan merupakan sesuatu
yang aneh, melainkan wajar, di sana.
"Kalau di padepokan, aspat itu bukan sesuatu yang aneh
dan bukan sesuatu yang disembunyikan. Seperti mediasi untuk kita berhubungan
dengan jin. Jadi bukan sesuatu yang kita makan kayak orang nyabu. Cuma
sekalilah. Nggak terus-terusan. Hanya media aja untuk jinnya masuk ke badan
kita," terang Elma.
Dirinya juga menceritakan bagaimana cara aspat itu
dikonsumsi di sana.
"Ya, kayak orang ngerokok aja dan itu untuk jumlah
ganjil aja, 1, 3, 5. Kalau orang nyabu, kan, katanya, mesti berkali-kali, ini
cuma kayak orang ngerokok terus kami ada baca-bacaannya," tutur Elma.
Berhubungan dengan gaib
Aktris lawas Elma Theana mengakui bahwa banyak terdapat
penyimpangan dalam ajaran Gatot Brajamusti atau Aa Gatot selaku guru spiritual.
"Saya menyadari, setelah keluar dari sana (padepokan),
saya melihat memang (ajaran Gatot) tidak sesuai dengan akidah, banyak
penyimpangan," ujar Elma ketika ditemui di kawasan Tendean, Jakarta
Selatan, Senin (5/9/2016).
Namun, Elma enggan menjelaskan lebih jauh seperti apa
penyimpangan yang ia maksud.
"Tidak perlu mendetaillah. Cukup saya ajalah yang
tahu," ucapnya.
Elma juga menolak memberi contoh terkait hal itu.
Ia hanya menegaskan bahwa mereka yang tergabung dalam
padepokan Gatot berhubungan dengan sesuatu yang gaib, yang sesungguhnya
dilarang oleh agama.
"Nggak usahlah (beri contoh). Itu aib juga, saya malu.
Pokoknya, kami memang berhubungan dengan sesuatu yang gaib di sana, di mana
ternyata, begitu saya tahu, kita nggak boleh terlibat urusan gaib.
Itu urusan
Allah. Kita tidak boleh berkolaborasi dengan jin. Ternyata, yang saya
tahu," tutur Elma.
Elma memang sempat rajin bertandang ke padepokan milik Gatot
selama sembilan tahun.
Namun, Elma mengaku hanya secara intensif tinggal di
padepokan Gatot selama tiga bulan.
Setelahnya, lantaran Gatot lebih fokus pada Reza Artamevia
yang kemudian datang, Elma pun tak lagi tinggal di sana kendati masih kerap
bertandang.













0 comments:
Posting Komentar