DPO.Trenton - Dua orang gadis dari New Jersey mencoba untuk
menantang diri mereka sendiri dengan memakan cabai terpedas di dunia.
Sayangnya, aksi mereka malah berubah menjadi 'bencana'
ketika salah satu dari mereka muntah, sedangkan yang lainnya mengalami
kesulitan bernapas karena memiliki asma.
Seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (2/9/2016), Sabrina
Stewart (22), dan Lizzy Wurst (18) kegirangan saat akan mencoba memakan cabai
Carolina Reaper yang telah mereka sediakan.
Dengan mengenakan celana olahraga dan sport bra, kedua
sahabat itu terlihat sedikit ragu untuk mengunyah batangan bumbu dapur yang
telah berada di tangan mereka.
Dari dalam video yang diunduh ke dalam vlog salah seorang
dari mereka, terlihat kedua gadis itu memegang satu cabai di tangan mereka.
Saat menggigit setengah dari Carolina Reaper itu, keduanya
langsung berteriak kepedasan dan melonjak-lonjak.
Salah satu dari mereka, Sabrina, bahkan berteriak seperti
orang kesurupan, karena tidak tahan dengan rasa pedas yang membakar mulutnya.
Sabrina yang menderita asma mengalami kesulitan bernapas
akibat rasa panas yang membakar mulutnya (Dailymail.com)
Dia bahkan menuangkan sebotol air ke wajahnya, sebelum
akhirnya menangis histeris.
Ternyata Sabrina memiliki penyakit asma. Rasa pedas itu
membuat dia hampir tewas, karena tidak bisa bernapas.
"Aku merasakan seakan ada api di dalam mulutku. Dari
skala 1 sampai 10, rasa pedasnya 1 juta kali lipat! Sangat susah untuk
menghilangkan panasnya, menyakitkan. Salah satu hal paling menyakitkan yang
pernah aku rasakan," kata Lizzy.
Untungnya Sabrina dan Lizzy melakukan rekaman tersebut di
rumah, jadi orangtua mereka dengan cepat dapat menangani masalah tersebut.
Dalam rekaman dapat dilihat, Sabrina bahkan harus berbaring
dengan menggunakan selang di hidungnya. Sementara Lizzy muntah berkepanjangan
akibat reaksi cabai tersebut.
Carolina Reaper lebih pedas 300 kali dari pada saus Tobasco
dan 30.000 kali dari cabai biasa.
Mengonsumsi sebuah Carolina reaper dapat mengakibatkan
seseorang berkeringat berlebihan, muntah, perut keram, dan 'terbakar' dari
lidah hingga perut.














0 comments:
Posting Komentar